Saturday, August 17, 2013

TEKS III (Kegiatan 1 Pemodelan Teks Eksposisi}

PELAJARAN III
Berpendapat di Forum Ekonomi dan Politik

 Pada era global ini, pasar cenderung bergerak bebas. Kebebasan ekonomi pasar diperjuangkan sejalan dan seiring dengan kebebasan politik. Pada saat yang sama, muncul juga perjuangan untuk menegakkan kebebasan berpendapat. Sehubungan dengan tiga hal kebebasan tersebut, pelajaran ini berkenaan dengan kegiatan berpendapat dalam forum ekonomi dan politik. Setelah belajar menyusun teks prosedur kompleks dalam pelajaran sebelumnya, melalui pelajaran ini, kalian melakukan kegiatan berpendapat dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis secara baik dan benar. Kalian akan dihadapkan pada ragam bahasa yang digunakan untuk membahas dan mengajukan pendapat di berbagai topik ekonomi dan politik, termasuk kebijakan publik yang memicu konflik sosial.

Gambar 3.1 Praktik kebebasan berpendapat
Sumber: Dokumentasi Kemdikbud
Gambar di atas mengilustrasikan bahwa pada prinsipnya setiap orang boleh berpendapat. Kebebasan
berpendapat  tersebut terpadu dalam satu forum dengan kebebasan politik. Kegiatan politik yang dibelenggu
sering diikuti atau didahului dengan pelarangan berpendapat. Kebebasan berpendapat yang dirampas
merupakan tanda kehidupan politik yang tidak sehat di Demokrasi yang dijalankan oleh sebuah negara ditandai oleh adanya kebebasan berpendapat. sebuah negara. Negara yang tidak memberikan kesempatan untuk berpendapat tidak akan menjamin kehidupan bernegara yang demokratis. Berikut adalah gambar-gambar
yang melukiskan pelarangan orang berpendapat di negara yang tidak demokratis.



Gambar 3.2 Simbol perampasan kebebasan berpendapat
Sumber: Dokumentasi Kemdikbud

Demokrasi yang dianut oleh sebuah negara ditandai oleh adanya kebebasan berpendapat. Perampasan kebebasan berpendapat, sebagaimana digambarkan di atas, dapat dipastikan dapat menghilangkan kebebasan berpolitik. Hilangnya kebebasan berpolitik juga berimbas pada hilangnya kebebasan warga negara untuk melakukan  kegiatan ekonomi. Kebebasan berpendapat dan berpolitik itu diperjuangkan agar satu negara dapat berlomba dengan negara lain untuk meningkatkan kesejahteraan warga melalui pertumbuhan ekonomi.
          Di negara demokratis, perjuangan untuk kebebasan berpendapat di forum ekonomi dan politik tentu bukan tindakan anarkistis. Kebebasan berpendapat dilandasi budaya santun yang berlaku di masyarakat. Melalui pelajaran ini, kalian berlatih mengemukakan pendapat dalam teks eksposisi tentang isu ekonomi dan politik yang sedang hangat dibicarakan di masyarakat.
          Selama pelajaran ini berlangsung, kalian diminta untuk melakanakan tugas tambahan membaca buku.
Carilah buku yang berisi pendapat pakar perekonomian Indonesia atau pendapat pengamat politik Indonesia. Bacalah buku itu dan tuliskanlah hasil baca buku kalian.

Kegiatan 1 Pemodelan Teks Eksposisi

Pada kegiatan belajar ini, kalian diharapkan dapat mengenali pengungkapan pendapat dalam bentuk teks
eksposisi serta dapat menerapkannya pada konteks kebebasan berpendapat di forum ekonomi dan politik. Kalian akan menggunakan beberapa teks tentang ekonomi dan politik untuk media pembelajaran. Sebagai pembuka, bacalah terlebih dahulu puisi atau sajak “Seonggok Jagung” pada Tugas 1 untuk mendapatkan gambaran
bahwa apabila orang tidak dapat mengemukakan pendapat pada forum yang tepat, pada dasarnya ia tidak dapat mengaktualisasikan dirinya. Pada Tugas 2, 3, dan 4, kalian akan mengeksplorasi cara-cara mengajukan pendapat lebih lanjut.

Tugas 1 Menghayati Pesan Puisi "Seonggok Jagung"

Bacalah puisi berikut ini dengan penuh penghayatan berdasarkan puisi yang telah kamu pelajari! Lalu, jawablah pertanyaan-pertanyaan yang diberikan di bawahnya!

SEONGGOK JAGUNG

Karya W.S. Rendra

Seonggok jagung di kamar,

Takkan menolong seorang pemuda

Yang pandangan hidupnya hanya berasal dari buku,

Dan tidak dari kehidupan…

Yang tidak terlatih dalam metode,

Dan hanya penuh hafalan kesimpulan,

Yang hanya terlatih sebagai pemakai,

Tetapi kurang latihan bebas berkarya,

Pendidikan telah memisahkannya dari kehidupannya!

Aku bertanya

Apakah gunanya pendidikan,

Bila hanya akan membuat seseorang menjadi asing

Di tengah kenyataan persoalannya?

Apakah gunanya pendidikan bila hanya mendorong seseorang

Menjadi layang-layang di ibu kota,

Menjadi sekrup-sekrup di schlumberger, freeport, dan sebagainya,

Kikuk pulang ke daerahnya?

Apakah gunanya seseorang

Belajar teknik, kedokteran, filsafat, sastra,

Atau apa saja,

Ketika ia pulang ke rumahnya, lalu berkata:

“di sini aku merasa asing dan sepi!!”


(1)      Puisi karya W.S. Rendra di atas menggambarkan seorang pemuda yang hanya tinggal berdiam; terkungkung di  dalam rumah sehingga ia tidak hidup bebas bergerak dan berekspresi di luar rumah. Setelah membaca puisi  tersebut, bandingkan isinya dengan kesempatan kalian untuk berpendapat dalam kehidupan sehari-hari!
(2)      Bagaimanakah kesempatan kalian untuk berpendapat di rumah?
(3)      Bagaimanakah kesempatan kalian untuk berpendapat di masyarakat?
(4)      Setujukah kalian bahwa pendidikan sekolah yang sekarang diselenggarakan di negara tercinta ini secara terus- menerus sedang mengembangkan kesempatan untuk berpendapat bagi siswa?
(5)      Sebagai siswa, apakah kalian merasa bebas atau tidak untuk berpendapat di sekolah?
(6)      Dengan cara apakah biasanya kalian mengajukan pendapat di sekolah?
Siapa yang biasanya mendengarkan pendapat kalian di sekolah?
 (7)   Saat mengikuti pelajaran di kelas, kapan kalian diberi kesempatan untuk berpendapat?
 (8)   Apakah pendapat kalian sering disetujui atau ditolak? Tahukah kalian mengapa disetujui atau ditolak?

Tugas 2 Membaca Teks Eksposisi tentang Ekonomi Indonesia

Bacalah teks yang berjudul “Ekonomi Indonesia akan Melampaui Jerman dan Inggris” berikut ini. Sebelum membaca, jawablah terlebih dahulu pertanyaan-pertanyaan berikut ini.  Setelah membaca, kerjakan tugas-tugasnya!

(1)  Menurut kalian, negara manakah yang memiliki ekonomi yang paling bagus di dunia dan negara manakah yang memiliki ekonomi yang paling buruk?
(2)  Apabila dibandingkan dengan negara lain, ekonomi Indonesia berada pada urutan ke berapa?
(3)  Mungkinkah Indonesia memiliki ekonomi yang setara dengan ekonomi negara-negara maju?
(4)  Syarat-syarat apakah yang harus dipenuhi agar ekonomi Indonesia menjadi setara dengan ekonomi negara-negara maju?
(5)  Apakah yang ditempuh oleh pemerintah agar syarat-syarat itu terpenuhi?
(6)  Apakah yang seharusnya ditempuh oleh setiap warga agar ekonomi Indonesia maju?
(7)  Apakah yang seharusnya dilakukan oleh sekolah agar ekonomi Indonesia maju?
(8)  Apakah yang dapat kalian lakukan agar ekonomi Indonesia maju?

Ekonomi Indonesia Akan Melampaui Jerman Dan Inggris


Gambar 3.3 Sidang pembahasan ekonomi Indonesia
Sumber: Foto Junanto Herdiawan

1.  Indonesia menjadi buah bibir pada saat pelaksanaan Sidang Tahunan International Monetery Fund (IMF)/World Bank (WB) 2012 Tokyo, 9—14 Oktober 2012 lalu. Newsletter resmi yang dibagikan IMF kepada seluruh peserta sidang mengangkat satu topik khusus mengenai Indonesia. Media itu mengangkat hasil riset dari McKinsey dan Standard Chartered yang mengatakan bahwa ekonomi Indonesia akan melampaui Jerman dan Inggris pada tahun 2030.

2 .  Keyakinan itu tentu beralasan. Indonesia diperkirakan memiliki sekitar 90 juta orang yang berada di kelompok consuming class. Angka ini adalah angka terbesar di dunia setelah Cina dan India. Dengan kekuatan itu pula, pada
tahun 2030 Indonesia akan menjadi kekuatan ekonomi nomor tujuh dunia dengan nilai pendapatan nasional sebesar 1,8 triliun dolar AS dari sektor pertanian, konsumsi, dan energi.

3   Indonesia saat ini sedang berada pada laju transformasi yang pesat menuju ke arah tersebut. Saat ini, ekonomi Indonesia berada pada posisi 16 dunia dengan pendapatan domestik nasional sebesar 846 miliar dolar AS tahun
2011. Angka itu akan terus tumbuh hingga mencapai 1,8 triliun dolar AS mulai tahun 2017. Pada tahun 2030 hanya Amerika Serikat, Cina, India, Jepang, Brasil, dan Rusia, yang berada di atas ekonomi Indonesia.

4  Kekuatan terbesar ekonomi Indonesia tidak hanya berupa ekspor yang didukung oleh kekuatan tenaga kerja dan komoditas, tetapi juga kekuatan konsumsi domestik dan jasa-jasa, yang menjadi motor penggerak ekonomi
nasional. Melihat potensi yang sedemikian besar, dalam beberapa 83 Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademikside meeting sidang IMF yang sempat saya ikuti, para investor asing mengharapkan makin banyak pilihan investasi di Indonesia.

5  Harapan para investor tersebut tentu merupakan peluang dan tantangan bagi Indonesia. Upaya melakukan pendalaman pasar keuangan (financial deepening) menjadi penting dalam memberikan ragam pilihan investasi
bagi para investor. Di sisi lain, pembenahan di sektor riil dan infrastruktur perlu terus dilakukan secara serius guna mendukung arah untuk menjadikan ekonomi Indonesia yang terbesar di Asia Tenggara.

6  Saat ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berada pada kisaran5 persen hingga 6 persen, apabila dapat terus dipertahankan, akan menambah jumlah masyarakat kelas menengah hingga 90 juta orang dengan pendapatan per kapita lebih dari 3.600 dolar AS. Apabila kita mampu mendorong pertumbuhan hingga 7 persen, jumlah itu bertambah lagi dengan masyarakat menengah mencapai 170 juta orang.

7  Berbagai perkembangan dari sidang akbar IMF di Tokyo pekan lalu kembali mengingatkan kita tentang besarnya potensi Indonesia dan sempitnya momentum yang sedang kita lalui saat ini.

8  Apabila potensi itu tidak diwujudkan dalam aksi dan momentum yang baik dilewatkan begitu saja karena kita begitu asyik dengan urusan lain, prediksi para investor tersebut tidak akan menjadi kenyataan. Tentunya pilihan ada di tangan kita semua saat ini.
 (Diadaptasi dari Junanto Herdiawan, “Ekonomi Indonesia Lampaui Jerman”, http://ekonomi.kom-pasiana.com/bisnis/2012/10/15/ekonomi-indonesia-lampaui-jerman-501268.html)

Pernyataan pendapat
(tesis)
Indonesia menjadi buah bibir pada saat pelaksanaan Sidang Tahunan International Monetery Fund (IMF)/World Bank (WB) 2012 Tokyo, 9—14 Oktober 2012 lalu.  Newsletter resmi yang dibagikan IMF pada
seluruh peserta sidang mengangkat satu topik khusus mengenai Indonesia. Media itu mengangkat hasil riset dari McKinsey dan Standard Chartered
yang mengatakan bahwa ekonomi Indonesia akan melampaui Jerman danInggris pada tahun 2030.
Argumentasi
Keyakinan itu tentu beralasan.  Indonesia diperkirakan memiliki sekitar 90 juta orang yang berada di kelompok  consuming class. Angka itu adalah angka terbesar di dunia setelah Cina dan India. Dengan kekuatan itu pula, pada tahun 2030 Indonesia akan menjadi kekuatan ekonomi nomor tujuh dunia dengan nilai pendapatan nasional sebesar 1,8 triliun dolar AS dari sektor pertanian, konsumsi, dan energi.
Indonesia saat ini sedang berada pada laju transformasi yang pesat menuju ke arah tersebut. Saat ini, ekonomi Indonesia berada pada posisi 16 dunia dengan pendapatan domestik nasional sebesar 846 miliar dolar AS tahun 2011. Angka itu akan terus tumbuh hingga mencapai 1,8 triliun dolar AS mulai tahun 2017. Pada tahun 2030, hanya Amerika Serikat, Cina, India, Jepang, Brasil, dan Rusia, yang berada di atas ekonomi Indonesia.Kekuatan terbesar ekonomi Indonesia tidak hanya berupa ekspor yang didukung oleh kekuatan tenaga kerja dan komoditas, tetapi juga kekuatan konsumsi domestik dan jasa-jasa, yang menjadi motor penggerak ekonomi nasional. Melihat potensi yang sedemikian besar, dalam beberapa side meeting

sidang IMF yang sempat saya ikuti, para investor asing mengharapkan makin banyak pilihan investasi diIndonesia. Harapan para investor tersebut tentu merupakan peluang dan tantangan bagi Indonesia. Upaya melakukan pendalaman pasar keuangan (financial deepening) menjadi penting dalam memberikan ragam pilihan investasi bagi para investor. Di sisi lain, pembenahan di sektor riil dan infrastruktur perlu
terus dilakukan secara serius guna mendukung arah untuk menjadikan ekonomi Indonesia yang terbesar di Asia Tenggara.
Saat ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berada pada kisaran 5 persen hingga 6 persen, apabila dapat terus dipertahankan, akan menambah jumlah masyarakat kelas menengah hingga 90 juta orang dengan pendapatan per kapita lebih dari 3600 dolar AS. Apabila kita mampu mendorong pertumbuhan hingga 7 persen, jumlah
itu bertambah lagi dengan masyarakat menengah encapai 170 juta orang.
Penegasan ulang  Pendapat

Berbagai perkembangan dari sidang akbar IMF di Tokyo pekan lalu kembali mengingatkan kita tentang  besarnya potensi Indonesia dan sempitnya momentum yang sedang kita lalui saat ini. Apabila potensi itu tidak diwujudkan dalam aksi dan momentum yang baik dilewatkan begitu saja karena kita begitu asyik dengan urusan lain, prediksi para investor tersebut tidak akan menjadi kenyataan.  Tentunya pilihan ada di tangan kita semua saat ini.

 (1)  Teks itu ditulis oleh Junanto Herdiawan, seorang ekonom dan pegiat ilmu filsafat. Dapatkah kalian menyusun struktur teks itu ke dalam pernyataan pendapat (tesis)^argumentasi^penegasan ulang pendapat?
     Bandingkan jawaban kalian dengan struktur teks berikut ini. Perhatikan bagian-bagian yang dicetak tebal. Tahukah kalian bahwa bagian-bagian yang dicetak tebal itu menunjukkan apa? Kalian dapat menjawab pertanyaan itu dengan menghubungkan penjelasan kalian dengan struktur teks tersebut.

(2)  Setujukah kalian dengan pendapat penulis teks bahwa pada masa yang akan datang ekonomi Indonesia lebih  bagus daripada ekonomi Jerman dan Inggris?



Saya setuju karena ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... .. ... ... ... ... ... ....
... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ...... ... ... ... ... .
... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ...... ... ... ... ... .
... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ...... ... ... ... ... .
Saya tidak setuju karena ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... .. ... ... ... ..
... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ...... ... ... ... ... ... 
... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ...... ... ... ... ... ... 
... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ...... ... ... ... ... ... 

(3)  Dengan membandingkan pernyataan pendapat pada paragraf 1 dan penegasan ulang pendapat pada paragraf 8--9, betulkah keduanya mengandung makna yang sama? Jelaskan lebih lanjut!

(4)  Berapakah jumlah argumentasi yang disampaikan oleh penulis teks? Berapakah argumentasi yang seharusnya ada dalam eksposisi? Apa yang menentukan hal itu?

(5)  Pendapat penulis teks itu dinyatakan sebagai berikut Media itu mengangkat hasil riset dari McKinsey dan Standard Chartered yang mengatakan bahwa
ekonomi Indonesia akan melampaui Jerman dan Inggris pada tahun 2030.

(6)    Tulislah kembali pendapat itu dengan kalimat kalian sendiri!
... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... . ... ... ... ... ..... ... ... ... ... ... 
... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... . ... ... ... ... ..... ... ... ... ... ... 
... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... . ... ... ... ... ..... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ...... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... . ... ... ... ... ..... 

(7)  Pernyataan ulang pendapat penulis dinyatakan secara tidak langsung sebagai berikut: ... besarnya potensi Indonesia dan sempitnya momentum yang sedang kita lalui saat ini. Apabila potensi itu tidak diwujudkan dalam aksi dan momentum yang baik dilewatkan begitu saja karena kita begitu asyik dengan urusan lain, prediksi para investor tersebut tidak akan menjadi kenyataan.

Tulislah kembali pernyataan itu dengan kalimat kalian sendiri!
... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... . ... ... ... ... ..... ... ... ... ... ... 
... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ...... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ...
... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... .. ... ... ... ... .... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... 

(8)  Apakah argumentasi yang diajukan oleh penulis teks disusun menurut urutan pentingnya?
  Jika tidak, urutkanlah dengan menggunakan penanda  argumentasi Yang terpenting adalah ... ...; Yang berikutnya adalah ... ...; Selanjutnya, ... ...; dan sejenisnya.

(9)  Mengapa ekonomi Indonesia harus dibandingkan dengan ekonomi negara-negara lain? Apakah hal itu digunakan untuk membangun argumentasi?

(10)  Apa risikonya apabila perkiraan penulis teks bahwa ekonomi Indonesia akan lebih baik daripada ekonomi negara-negara maju tidak terbukti?

Tugas 3 Membedah Struktur Teks Eksposisi

Pada tugas  ini, kalian diajak untuk menyusun kembali teks “Ekonomi Indonesia yang akan Melampaui Jerman dan Inggris” yang telah kalian baca. Kalian diharapkan menggunakan kata-kata sendiri tanpa mengurangi isi teks tersebut.

(1)  Bacalah teks “Ekonomi Indonesia yang akan Melampaui Jerman dan Inggris” tersebut sekali lagi. Susunlah kembali teks itu dengan mengatakan pokok-pokoknya saja. Untuk mengerjakan itu, kalian hanya melengkapi kotak-kotak yang kosong pada diagram di bawah ini.
    Tahukah kalian bahwa kotak-kotak yang kosong itu berisi argumentasi yang mendukung pendapat bahwa ekonomi Indonesia berpotensi melampaui ekonomi Jerman dan Inggris?

(2)  Diagram yang sudah kalian lengkapi pada nomor (1) di atas dapat  kalian gunakan sebagai pedoman untuk menyusun teks baru dengan isi yang sama.   Untuk memudahkan kalian, di bawah ini tahap pernyataan pendapat dan penegasan ulang pendapat sudah dibuat. Kalian hanya meneruskannya dengan memformulasikan argumentasi-argumentasi yang diajukan oleh penulis teks yang diawali oleh penanda wacana Pertama, ..., Kedua, ..., Ketiga, ... ..., dan Keempat, ... ...
     Kalian juga boleh membuat judul baru seperti contoh berikut ini.

KEUNGGULAN  EKONOMI  INDONESIA  PADA  TAHUN 2030

Pada tahun 2030 ekonomi Indonesia akan melampaui Jerman dan Inggris. Banyak ilmuwan menyetujui pendapat tersebut. Argumentasi yang dikemukakan bervariasi yang secara ringkas dapat dikemukakan sebagai berikut.

Pertama, ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... .. ... ... ... ...... ... ... ... ... ... ... ... ... ...... ... ... 
... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ...  ... ... ... ... ... ... ...  ... ... ... ... ...
... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... . ...  ... ... ... ... ... ... ..... ... ... 
Kedua,  ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... .. ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ...... ... ... ... ... ... 
... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ...  ... ... ... ... ... ... ...... ... ... ... 
... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... .. ...  ... ... ... ... ... ... .... ... ... ... ... 
Ketiga... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... .. ... ... ... ...... ... ... ... ... ... ... ... ... ...... ... ... ... ... ... ...  ... ... ... ... ... ... ...... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... . ...  ... ... ... ... ... ... ..... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ...... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ...  ... ... ... ... ... ... ...  ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ...
Keempat... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... .. ... ... ... ...... ... ... ... ... ... ... ... ... ...... ... ... ... ... ... ...  ... ... ... ... ... ... ...... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... .. ...  ... ... ... ... ... ... .... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ..... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... .. ...  ... ... ... ... ... ... .... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ...

Berdasarkan argumentasi itu, kita mempunyai keyakinan bahwa ekonomi Indonesia pada tahun 2030 akan lebih bagus daripada ekonomi sejumlah negara maju. Keyakinan itu disepakati oleh para ilmuwan.

(3)  Teks eksposisi yang kalian hasilkan itu dapat kalian ringkas lagi menjadi satu kalimat.
       Untuk itu, lanjutkan permulaan kalimat ini.
      Ekonomi Indonesia akan lebih bagus daripada ekonomi negara-negara maju karena ...,  ...,  ..., ..., dan ....

(4)  Bandingkan pekerjaan kalian dengan pekerjaan teman-teman kalian. Kalimat-kalimat kalian boleh berbeda  asalkan mengandung isi yang sama.

Tugas 4 Memahami Teks  tentang  Manfaat  Ekonomis

Jamu Tradisional Bacalah teks dengan judul “Manfaat Jamu Tradisional” berikut ini. Lalu kerjakan tugas-tugas sesuai dengan petunjuk yang diberikan!

MANFAAT JAMU TRADISIONAL


1.  Seiring dengan kemajuan zaman, banyak hal mengalami kemajuan. Yang paling mencolok adalah kemajuan teknologi yang makin canggih dalam berbagai aspek kehidupan. Selain itu, secara ekonomis, masyarakat juga
dapat makin menjangkau teknologi informasi dan teknologi kesehatan.

2.  Walaupun demikian, obat tradisional atau yang sering disebut jamu masih mendapat tempat di hati masyarakat. Jamu dipercaya mempunyai banyak kelebihan jika dibandingkan dengan obat-obatan modern seperti yang
banyak beredar di pasaran. Jamu juga dianggap lebih sesuai dengan kebanyakan penyakit modern, seperti diabetes.

3.  Berikut adalah kelebihan-kelebihan obat tradisional (Katno, Balitro Tawangmangu, dan S. Pramono, Fakultas Farmasi UGM Yogyakarta, Tribun Yogya edisi 16 Oktober 2011).
(1)  Obat tradisional mempunyai efek samping yang lebih kecil apabila digunakan secara tepat, baik waktu penggunaan, takaran, cara pemakaian, pemilihan bahan maupun penyesuaian dengan indikasi tertentu. 

Gambar 3.4 Jamu tradisional dan bahan ramuan jamu
Sumber: Dokumentasi Kemendikbud

(2)  Ada efek komplementer dan/atau sinergisme dalam ramuan obat tradisional (komponen bioaktif tanaman obat). 

(3)  Satu tanaman yang sangat murah mempunyai banyak manfaat farmakologi. 

(4)  Obat tradisional lebih sesuai untuk penyakit metabolik, seperti diabetes, kolesterol, batu ginjal, dan hepatitis (metabolik) dan penyakit degeneratif, seperti rematik, asma, tukak lambung, ambeien, dan pikun. 

4  Keunggulan obat tradisional jika dibandingkan dengan obat modern lebih aman dan ekonomis. Apabila dikonsumsi dalam waktu lama dan terus-menerus, obat modern akan mengakibatkan efek samping yang dapat memicu penyakit baru.(Diadaptasi dari http://4loveandlife.blogspot.com/2012/06/manfaat-jamu-tradisional.html)

(1)  Kalian sudah mengetahui bahwa pada tahap awal eksposisi ditandai oleh pernyataan pendapat. Pada teks di atas, paragraf 1 bukan merupakan tahap pernyataan pendapat, melainkan semacam pandangan awal untuk memosisikan jamu tradisional di peta kemajuan teknologi.
Lalu, berada di manakah tahap pernyataan pendapat?
Betulkah tahap itu diletakkan pada butir 2?
Formulasikan pernyataan pendapat itu dengan kalimat kalian sendiri dengan melanjutkan kalimat yang belum selesai ini!

Jamu masih mendapat tempat di hati masyarakat dan ... ... . ... ... ... ... ... ... ..... ... ... ... ... ... ... 
 ... ... ...... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... .. ..... ... ... ... ... ... ... ... ... .... ...... ... ... 
... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ...  ... ... ... ..... ... ... ... ... ... ... ... 
... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ...  ... ... . ..... ... ... ... ... ... ... ... ... 
(2)  Tahap argumentasi diletakkan pada paragraf 3. Terdapat 4 argumentasi yang disampaikan oleh penulis mengenai kepercayaan bahwa jamu tradisional masih mengungguli obat-obatan modern. Tulis ulang keempat argumentasi itu dengan kalimat kalian sendiri!

(a)  ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... 
 (b)  ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ...  ... ... ... ... ... .
(c)  ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... .. ... ... ... ... ... ... .... ... ... ... ... ... ... 
 (d)  ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... .. ... ... ... ... ... ... .... ... ... ... ... ... ... ... ..

(3)  Terletak pada paragraf berapakah tahap penegasan ulang pendapat?
Jawaban kalian betul apabila tahap itu diletakkan pada paragraf keempat. Nyatakan kembali dengan kalimat kalian sendiri. Buatlah kalimat kalian sejajar dengan isi pada tahap pernyataan pendapat dengan meneruskan kalimat yang belum selesai ini.

Berdasarkan argumentasi itu, betul bahwa ... ... ... ... ... ... ... .. ... ... . ... ... ... ... ..... .
... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... . ... . ... ... ... ... ..... 
... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... . ... . ... ... ... ... ....... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ...... ... . ... ... ... ... ..... ... ...  
(4)  Setelah kalian mencermati teks “Ekonomi Indonesia akan Melampaui Jerman dan Inggris” dan “Manfaat Jamu  Tradisional”, setujukah kalian bahwa teks eksposisi adalah teks yang digunakan untuk mengajukan pendapat  pribadi?
Akan tetapi, perlu kita sadari bahwa pendapat itu akan diterima oleh orang lain atau tidak sangat bergantung pada kuat atau tidaknya dan logis tidaknya argumentasi yang diberikan. Masalah ini akan kalian pelajari pada Kegiatan 2

berikut ini.

0 comments: